KKN, masih perlukah?


Salam flying!
memang agak frontal judulku kali ini, ya memang masih perlu kah diadakan program KKN ini?

Kkn kuliah kerja nyata, yg di universitas dimana diriku menempuh ilmu diberi sub program PPL, pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat..

sepulang dari kkn banyak kisah yang dituturkan oleh teman teman ku, mulai dari duka kkn hingga suka nya.
Mulai dari repotnya program yang harus dijalankan hingga bahagianya jalan jalan ke pantai.



Duuuh, setelah temanku yang melaksanakan kkn di pulau paling timur Indonesia : Papua, aku teracuni oleh teorinya, sebenarnya kkn itu tidak efektif!
Dan buktinya adalah lahirnya post ini ckckck


mungkin tidak semua kelompok KKN yang tidak serius menjalankan programnya, ada yang begitu serius contohnya yaa NTB-03 :D
sueeer!! bener!! kebanyakan dari kelompok KKN yang mendapat/memilih ke luar Jawa adalah bermain, berlibur, bersenang-senang, dan macamnyalah
sedih memang, karena aku dulu juga begitu, memiliki tujuan awal yang sama, hampir dari kami semua..
namun, kami diingatkan oleh dosen pembimbing kami, Prof. Kwartarini atau bekennya Ibu Boo *hihi* bahwa kami ini mengabdi pada masyarakat bukan bermain main.. kalo bahasaku sih menghabiskan duit negara.. hehe

duit negara? ooh no!! itu uang kami! kami membayar!
ya, kami memang membayar, tapi mungkinkah itu cukup?? dengan hanya uang 1 juta/anak kita dapat sampai ke pulau pulau yang jauh di Indonesia? selain uang itu, sebagian besar dari kami didukung oleh pemda daerah tujuan kami, nah, uang pemda uang negara yang berasal dari rakyat Indonesia juga kan?

tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberdayakan masyarakat di daerah terpencil di daerah yang jauh dasri pusat ibukota di daerah yang masih terbelakang untuk maju dan berkembang sama seperti daerah di kota, sebernanya mulia sekali
pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan memberikan ilmu yang continuous, yang berkelanjutan sehingga masyarakat dapat dengan mandiri meneruskannya untuk memajukan daerahnya.

sebaliknya program KKN yang dilakukan secara tidak matang hanya asal-asalan itu menurutku kurang efektif,, berkaca dengan programku sendiri, kesehatan, hanya sebagian kecil saja yang berkelanjutan, berkesinambungan. lainnya? entahlah
tapi kami (NTB-03) serius menjali ini semua, terbukti dengan sedikitnya intensitas kami berwisata, hahaha 

positif yang dapat diambil dari kkn ini adalah bertemu dan berinteraksi dengan orang - orang yang memiliki watak dan latar belakang berbeda bahkan lebih dari itu kami mendapat saudara di sana, yang kami anggap sebagai bapak kami, ibu kami, adik dan kakak kami :')

begitukah dengan kamu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goodbye - wait for me, my love

Bakso Klenger @.@

be BRAVE !