Ilmu
Calam plying… !
Huuf habis mabok nih, ngerjain UAS KIMIA PRODUK
ALAM -_____-
Sebenarnya aku sama sekali gak bisa ngerjain,
tapi demi menghibur hatiku yang kecil ini, aku tetap berusaha untuk tersenyum
dalam kepahitan #cieeeh :p
Temen – temen, sebenernya buat apa sih kita
kuliah ini? Buat apa susah – susah ngerjain ujian pusing ngapalin ini dan itu?
Buat apa? Cari gelar sarjanakah? Cari ijasah
S-1 ? ya kan?
Tapi, pernahkah temen – temen begitu dengan
tulus belajar hanya karena ingin tahu dan ingin mencari ilmu? Pernahkah itu
terjadi?
Padaku? Pernah, tapi saat itu akan terjadi
ketika aku memikirkan Farmasi Industri, selain itu aku hanya belajar demi
formalitas semata, demi mencari nilai yang bagus agar dapat lulus sarjana dan
dapat diterima bekerja, yap! Sudah itu saja.
Sayangnya penjurusan di Farmasi baru akan
terjadi di semester 6 besok, dan menurutku itu adalah waktu yang cukup lama,
dan selama itu aku masih belajar dalam kepalsuan. Aku ingin sekali belajar dan
benar – benar belajar hanya karena aku haus akan ilmu, aku ingin tahu apa itu
sebenarnya, dan apa ini sebenarnya.
Akankah teman – temen mengalami hal yang sama?
Menurutku kebanyakan iya, dan jika iya, bagaimana caranya untuk melewatkan
waktu yang hampir terbuang sia – sia dengan belajar yang palsu itu (alias fake
studying, haha) menjadi sesuatu yang positif? Adakah yang bisa menjawabnya? J
Mungkin sebelum terlalu terlambat, system
pendidikan harus dirubah sedemikian rupa, dari ‘memberi tau’ menjadi ‘memberi
rasa ingin tau’, rasa ingin tau ini yang nantinya akan mendorong kita menjadi
lebih haus untuk belajar.
Kita dari SD sudah dibiasakan diberi tau oleh
guru kita, dan berlanjut hingga SMP dan SMA, namun begitu masuk perguruan
tinggi, kita diberi tau, dan dijejalkan ini dan itu, tetapi kita juga dihadapkan
pada kasus yang jawabannya tidak ada dalam informasi yang sebelumnya diberikan
tadi, alias kita mencari jawaban sendiri, adilkah? Ya adil, karena begitulah
system pendidikan yang telah berjalan lama dijalankan.
Bukankah akan lebih baik jika proses pencarian
jawaban tadi sudah diterapkan saat kita SD, bahkan TK, hihi nobody knows,
karena pendidikan di Indonesia ini sudah diinvasi oleh kepentingan politik dan
kepentingan materi para petinggi disana, jadi bagaimana dengan kita? Para
penggantinya? Akankah meneruskan jalan lama? Atau kita berusaha membuka jalan
baru? Yang mungkin saja didepannya terpampang pemandangan elok, anak – anak
yang tersenyum bahagia menikmati indahnya pengetahuan J
Tapi bagaimana dengan system yang sekarang? Sepertinya
sudah diusahakan, tapi tetep aja ada anak yang masih gak dong, dan belajar
adalah sebagai kewajiban bukan sebagai usaha untuk memuaskan rasa ingin tau.
Semangat INDONESIA ! J
Komentar
Posting Komentar