Kenangan Sepasang Anak Manusia

Malam itu, suatu malam di masa lalu
Sepasang anak manusia berjalan malu - malu
setelah sebelumnya mendapat tugas untuk menghias bukit - bukit itu
'Hiaslah seindah mungkin dengan cahaya, dengan lilin, dengan lampion'
'Hiaslah malam diatas bukit itu seindah langit yang berbintang'
Mereka pun pergi dengan langkah semangat
Sesampainya di bukit, mulailah mereka menghiasinya
dengan cahaya, dengan lilin, dengan lampion hingga indah layaknya langit berbintang
Tetapi diantara mereka, anak laki - laki itu menghias bukit itu dengan cintanya kepada si anak perempuan
Meski hanya dengan kata - kata, indahnya akan melebihi langit berbintang
Hanyalah cinta dua anak manusia

Malam itu sepasang anak manusia kembali dari bukit
menyusuri gelapnya jalan setapak
Namun, tampaklah senyum merekah dan pipi yang merona
Dengan hati - hati mereka pulang bergandengan tangan
Sunyinya malam tak mampu meredam deguban cinta di dada mereka
Meski tak saling bicara, yakinlah bahwa mereka sepikiran
Ya, mulai saat ini aku milikmu
Belum ada diantara mereka sepasang cincin, hanya ada dua hati yang saling jujur yang kini menyatu
Sesampainya mereka di bawah,
sepasang anak manusia itu disambut senyum, tawa, bahkan tangisan haru
Selamat !

10/10/2013
For our fifth anniversary
( Sisilia Arti Candra Dewi & Petrus Hartanto Widyatmoko )
08-13

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Goodbye - wait for me, my love

Bakso Klenger @.@

be BRAVE !