Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2014

#akurapopo

Dear, Aku tau aku sedang bimbang tapi aku tak mau mengakuinya. Aku harus meyembunyikan kebimbanganku di depannya. Aku ragu meskipun aku sudah mencoba bersyukur tiap detik akan dia. Mungkin aku hanyalah seseorang yang kurang diperhatikan sehingga pikiranku mulai berterbangan kemana-mana. Semua pikiran buruk melayang di kepalaku. Aku hanya berpikir, sudahkah aku di jalan yang benar? Sudahkah aku berjalan dengan peta yang benar? Aku mencari jawabannya dengan berdoa, namun hatiku ini mungkin sedemikian masih kotornya sehingga jawaban dari Tuhan tak kudengar, atau memang sengaja aku menutup telinga akan  jawaban itu? Aku mulai berpikir betapa aku lebih beruntung daripada sahabat-sahabatku yang terjebak cinta dengan pasangan yang berbeda dari mereka, sedangkan aku sudah menemukan pasangan yang ‘sama’. Seharusnya aku lebih bersyukur, harusnya aku berbahagia dengan itu. Dan, harusnya sahabatku itu menjadi seperti aku, menemukan pasangan yang ‘sama’, apalagi kita sekarang sudah ...

Siapa ?

Salam flying :) Berawal dari sebuah kejadian penting, aku kemudian menjadi manusia yang sangat tidak adil pada dunia ini. Kenapa? Dari 30 atau 31 hari dalam sebulan aku hanya merasa istimewa kepada sebuah hari, hari dengan tanggal 11. Berlebihan bukan? Hari ini atau tepatnya kemarin (?) adalah bulan ke-65 aku dan seseorang (you know who) bersama. Memang bukan sebuah angka yang banyak tetapi lebih dari yang disangka semua orang. Lebih besar dari ekspektasiku sendiri. Jika menoleh kebelakang, aku takjub pada kita berdua 'bagaimana bisa?' tapi saat masa sulit datang aku mulai melongok ke depan 'akankah bisa?'. Setelah dipikir tindakanku tidak berguna, karena yang patut dipikirkan adalah 'bagaimana supaya kita bisa?' untuk bertahan di saat itu juga, untuk saling menjaga di saat itu juga. Bukan kemarin dan esok, tetapi saat ini, detik ini juga. Bagaimana usaha kita dan sudahkah kita bersyukur akan pemberian 'saat ini' dari Tuhan. Tidak terasa 65 bulan...